Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah - Pemilihan Topik dan Pengumpulan Informasi

Persiapan Penulisan Karya Ilmiah
Pada dasarnya, hal terpenting yang harus dipikirkan oleh seorang penulis karya ilmiah pada tahap persiapan ini adalah Pemilihan Topik.
Yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan topik adalah : 1. Pemilihan Topik/ Masalah untuk Karya Ilmiah Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan pada saat menentukan topik untuk karya ilmiah. Dalam penulisannya harus mengikuti kaidah kebenaran isi, metode kajian, serta tata cara penulisannya yang bersifat keilmuan. Salah satu cara untuk memenuhi kaidah tersebut adalah dengan melakukan pemilihan topik yang jelas dan spesifik. Pemilihan unuk kerya tulis ilmiah dapat dilakukan dengan cara;
2. Merumuskan tujuan Rumusan tujuan yang jelas dan tepat menjadi sangat penting untuk dapat menghasilkan karya tulis ilmiah yang terfokus bahasannya. Tips yang dapat dilakukan untuk merumuskan tujuan diantaranya: 1) Usahakan merumuskan tujuan dalam satu kalimat yang sederhana; 2) Ajukan pertanyaan dengan menggunakan salah satu kata tanya terha…

Pedoman Penulisan Bahasa Sesuai KBBI dan EyD

Pedoman PenulisanDalam setiap bahasa, terdapat pedoman penulisan yang perlu diperhatikan. Pedoman ini dibuat untuk mempermudah penggunaan dan pemahaman terhadap suatu bahasa. Dalam bahasa Indonesia, terdapat dua panduan yang dijadikan acuan, yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EyD). KBBI merupakan pedoman mengenai tata cara penulisan dan makna kata. Hal ini berbeda dengan EyD yang berisi aturan-aturan mengenai pungtuasi (tanda baca).
Pedoman penulisan yang terdapat dalam KBBI dan EyD bersifat mengikat penggunanya. Makalah ini tidak akan membahas aturan dalam kedua pedoman tersebut satu per satu. Apabila dibutuhkan, seorang peneliti/penulis tidak perlu merasa ragu atau malu untuk membuka-buka kembali kedua pedoman ini. Apa yang akan dibahas dalam makalah ini hanyalah aturan-aturan yang lebih bersifat khusus.
Setiap bidang ilmu mempunyai kekhasan dalam tata cara penulisan. Ada aturan-aturan khusus yang berlaku mengikat pen…

Paragraf - Definisi dan Jenis-Jenis Paragraf

Paragraf
Unit terkecil sebuah karangan yang terdiri dari kalimat pokok atau gagasan utama dan kalimat penjelas atau gagasan penjelas. Paragraf yang baik minimal terdiri dari dua kalimat atau dua gagasan. Paragraf merupakan perluasan pikiran dari kalimat.
Pembagian paragraf berdasarkan fungsinya dalam satu karangan akan mempermudah pembaca memahami struktur karangan. Sebuah karangan yang dalam studi kasus ini berupa artikel ilmiah minimal terdiri atas tiga pembagian, yaitu pendahuluan, isi, penutup. Hal ini berlaku pula dalam penulisan paragraf. Dalam sebuah paragraf, terdapat kalimat pembuka, isi, dan penutup. Oleh karena itu, sebuah paragraf yang standar minimal terdiri atas tiga kalimat. Dalam sebuah paragraf, terdapat kalimat yang menunjukkan gagasan utamanya. Kalimat tersebut disebut kalimat topik. 
Dari kalimat topic inilah sebuah paragraf kemudian dikembangkan. Dalam mengembangkan satu kalimat topik menjadi paragraf, perlu pula diperhatikan masalah urutan yang logis dan kepaduan ba…

Kalimat Efektif - Definisi dan Syarat-Syarat Kalimat Efektif

Kalimat EfektifKalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penutur/ penulisnya dengan baik sehingga pendengar/ pembaca akan menangkap gagasan di balik kalimat tersebut dengan tepat. Karena tujuan seseorang menulis adalah mengkomunikasikan gagasan yang dimilikinya, kalimat efektif merupakan sarana yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam kegiatan menulis, populer maupun ilmiah, laporan maupun artikel, kalimat yang digunakan berupa kalimat efektif.
Syarat-syarat kalimat efektif adalah sebagai berikut.
1. Kesatuan GagasanKesatuan gagasan mengacu pada bagaimana perilaku fungsi-fungsi kalimat dalam satu kalimat. Syarat utama untuk membentuk sebuah kalimat lengkap adalah adanya fungsi subjek dan predikat. Jika dirasa perlu, fungsi-fungsi ini dapat ditambahkan dan diperluas dengan fungsi lainnya. Contoh: a. Pada pembiayaan mudhabarah tidak berpartisipasi dalam manajemen bisnis yang dibiayainya. Kalimat di atas tidak menunjukkan kesatuan gagasan karena subjek dalam kali…

Pilihan Kata ( Diksi) Dalam Penulisan Karya Ilmiah

Pilihan Kata (Diksi)Pilihan kata atau diksi dalam sebuah karya tulis ilmiah akan mempengaruhi kesan dan makna yang ditimbulkan. Hal ini merupakan salah satu unsur dalam artikel ilmiah. Pemilihan kata dalam satu ragam bahasa berkaitan dengan ketepatan pemilihan kata dan kesesuaian pemilihan kata. Ketepatan pemilihan kata berkaitan dengan menggunakan kata secara tepat yang berarti menggunakan kata sesuai dengan makna yang ingin dicapai. Sementara itu, kesesuaian pemilihan kata berkaitan dengan suasana dan lingkungan berbahasa. Dalam artikel ilmiah, suasana dan lingkungan bahasa yang digunakan adalah formal dengan bahasa standar/baku. Dalam makalah ini, dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan ketepatan dan kesesuaian pemilihan kata dalam artikel ilmiah, yaitu :
1. Sinonim
a. air kencing—air pipis—air seni—urin Air kencing adik berwarna keruh. Air pipis adik berwarna keruh. Air seni adik berwarna keruh. Urin adik berwarna keruh.
Sinonim merujuk pada kata-kata dengan makna yang (hampir) serupa…

Tata Tulis dan Aturan dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah

Tata tulis secara UmumTatatulis baku berhubungan dengan sistematika penulisan karya ilmiah. Biasanya, masing-masing lembaga mempunyai peraturan tata tulis yang berbeda. Akan tetapi, pada dasarnya peraturan tersebut mempunyai patokan yang sama.
Tata tulis ini diperlukan karena :(1) dapat memperlancar komunikasi hasil penelitian, (2) memudahkan penilaian atau pertanggungjawabannya, dan mempercepat penyebarluasan tanpa membutuhkan penyusunan kembali.
Teknik PengetikanPengetikan karya ilmiah perlu mengikuti aturan-aturan berikut ini. 1) Jarak antara baris satu dengan baris yang lainnya pada isi bab adalah dua spasi. Jarak pengetikan dua spasi ini berlaku pula untuk jarak penulisan pada daftar isi. 2) Batas tepi kiri, tepi atas, tepi kanan, dan tepi bawah masing-masing sesuai yang kurang lebih 4 cm, 4cm, 3cm, dan 3 cm. 3) Pengetikan paragraf baru dimulai dengan awal kalimat yang menjorok atau masuk ke dalam dengan lima pukulan ketik dari tepi kiri atau lima huruf (1tab) bila dengan komputer. 4) P…

Petunjuk Umum Penulisan Karya Tulis Ilmiah

Petunjuk Umum Penulisan Karya Tulis Ilmiah
JudulJudul harus memberikan gambaran tentang isi tulisan yang disajikan. Oleh karena itu, judul harus mencakup masalah pokok serta hal-hal penting yang ingin ditonjolkan. Meskipun demikian, judul harus tetap dirumuskan dengan singkat dan jelas. Apabila judul terlalu panjang, dapat dibagi dua: bagian pertama menunjuk pada pokok persoalan dan bagian kedua berupa anak judul yang menerangkan pokok persoalan. Kata-kata inti harus dipilih, sehingga keseluruhan isi terwakili.
Halaman judulPada halaman ini dituliskan judul penelitian dengan lengkap, sehingga pembaca dapat mengetahui garis besar isi laporannya. Di bawah judul dapat dicantumkan : sifat dan jenis laporan, nama penyusun, nama lembaga,kota dan tahun penyusunan laporan.
Kata PengantarKata pengantar berisi gambaran umum pelaksanaan tugas dan hasil yang dicapai. Pada kata pengantar diuraikan dengan singkat alasan dan tujuan penyusunan laporan penelitian, ucapan terimakasih kepada pembimbing dan…

Perbedaan dan Pengertian antara Topik, Tema dan Judul (part 3)

PART 1 KLIK DI SINI TOPIK

PART 2 KLIK DI SINI TEMA

Pengertian JudulJudul merupakan perincian atau penjabaran dari sebuah topik. Judul lebih spesifik dan sering menyiratkan permasalahan atau variabel yang akan dibahas. Judul juga merupakan nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita; identitas atau cermin dari jiwa seluruh karya tulis, bersipat menjelaskan diri atau orang lain dan yang menarik perhatian dan adakalanya menentukan wilayah (lokasi). Dalam artikel  judul sering disebut juga kepala tulisan.
Judul hanya menyebut ciri-ciri yang utama atau yang terpenting dari karya tersebut, sehingga pembaca sudah dapat membayangkan apa yang akan diuraikan dalam karya tersebut. Ada judul yang mengungkapkan maksud pengarang, misalnya dalam sebuah laporan eksposisi, contohnya  : ―Suatu Penelitian tentang Korelasi antara Kejahatan Anak-anak dan Tempat Kediaman yang Tidak Memadai. Baca Juga
1. Fungsi Judul :a) Merupakan identitas atau cerminna dari jiwa seluruh tulisan. b) Temanya …