Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Cara Melakukan Uji Korelasi Product Moment dengan SPSS

Korelasi Product Moment digunakan untuk menguji korelasi/hubungan antara satu variabel dengan satu variabel lainnya.   Sebagai contoh apakah ada korelasi yang positif antara kemampuan fisika matematika dengan prestasi belajar fisika kuantum mahasiswa fisika FMIPA UNY?   Pengujian Product Moment merupakan salah satu bagian dari uji Korelasi. Uji Korelasi terdiri dari : 1.     Analisis Product Moment 2.     Analisis Regresi Linier Sederhana 3.     Analisis Regresi Linier Berganda   Kita akan melakukan pengujian Korelasi Product Moment dengan data berikut : Ujilah apakah ada korelasi yang positif antara kemampuan Fisika Matematika dengan prestasi belajar Fisika Kuantum? (Gunakan taraf signifikansi 5%).   Berikut cara pengujian product Moment dengan SPSS : Pertama-tama masukkan data di atas ke dalam SPSS seperti pada contoh di bawah ini. Isikan nominal decimals 2 Setelah selesai memasukkan data, kini tinggal melakukan pengujiannya. Untuk melakukan pengujian Product

Cara Melakukan Uji Komparasi One Way Anova dengan SPSS

One Way Anova berfungsi untuk menguji perbedaan rata-rata untuk lebih dari dua kelompok yang saling bebas. Analisis One Way Anova merupakan analisis varian satu variabel independent yang digunakan untuk menentukan apakah rata-rata dua atau lebih kelompok berbeda secara nyata.   Misalnya kita akan menguji apakah ada perbedaan rata-rata nilai UN SMP mata pelajaran IPA siswa dari desa, pinggiran, dan kota? Manakah di antara ketiganya yang memiliki UN paling tinggi?     Pengujian One Way Anova merupakan salah satu bagian dari Uji Komparasi. Uji Komparasi terdiri dari : 1.     One Sample T Test 2.     Independent T Test 3.     Paired T Test, dan 4.     One Way Anova   Kita akan melakukan pengujian One Way Anova dengan data berikut: Ujilah apakah ada perbedaan antara lama kursus terhadap skore TOEFL? (Gunakan taraf signifikansi 5%).   Berikut cara melakukan pengujian One Way Anova: Pertama-tama masukkan data di atas ke dalam SPSS. Pada variable lama kursus atur

Cara Melakukan Uji Komparasi Paired T Test dengan SPSS

Pengujian Paired T Test digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata dua kelompok yang saling berpasangan.   Misalnya terdapat kasus, apakah ada perbedaan nilai pre test dengan post test nilai ujian semester mata pelajaran IPA siswa kelas VIII? Pada kasus tersebut antara pre-test dab post-test sebenarnya ialah dua kelompok yang saling berpasangan.     Pengujian Paired T Test merupakan salah satu bagian dari Uji Komparasi. Uji Komparasi terdiri dari : 1.     One Sample T Test 2.     Independent T Test 3.     Paired T Test, dan 4.     One Way Anova   Kita coba pengujian Paired T Test dengan data sebagai berikut : Ujilah apakah ada perbedaan antara nilai pre test dan nilai post test? Jika ada perbedaan, manakah di antara keduanya yang nilainya lebih baik? (Gunakan taraf signifikansi 5%)   Berikut cara melakukan uji komparasi dengan Paired T Test :   Pertama-tama masukkan data yang tersedia tadi ke dalam SPSS. Seperti contoh di bawah ini. Isikan kolom decim

Cara Melakukan Uji Komparasi Independent T Test dengan SPSS

Independent T Test digunakan untuk menguji signifikansi atau perbedaan rata dua kelompok yang saling bebas.   Misalnya kita akan menguji Apakah ada perbedaan rata-rata nilai ujian akhir semester mata pelajaran IPA kelas VII antara siswa kelas A dan B?     Pengujian One Sample T Test merupakan salah satu bagian dari Uji Komparasi. Uji Komparasi terdiri dari : 1.     One Sample T Test 2.     Independent T Test 3.     Paired T Test, dan 4.     One Way Anova   Kali ini kita akan coba melakukan pengujian Independent T Test dengan data sebagai berikut : Ujilah apakah kedua kelas memiliki varian yang sama? Ujilah apakah ada perbedaan IPK antara mahasiswa kelas A dan kelas B? Jika ada perbedaan, manakah yang memiliki IPK lebih tinggi? (Gunakan taraf signifikansi 5%)     Berikut cara melakukan uji komparasi dengan independent t test :   Pertama-tama masukkan data di atas ke dalam SPSS sebagai berikut Masukkan data dan beri nama variabelnya. Pilih decimal

Cara Melakukan Uji Komparasi One Sample T Test dengan Menggunakan SPSS

One Sample T Test digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata suatu kelompok dengan suatu hipotesis atau atau kesamaan rata-rata suatu kelompok data dengan suatu rata-rata tertentu.   Misal kita akan membandingkan rata-rata nilai semua siswa kelas VII dengan rata-rata nilai ujian IPA tahun lalu. Rata-rata nilai ujian IPA tahun lalu ialah 6,5. Maka pertanyaannya ialah apakah nilai rata-rata semua siswa kelas VII tersebut berbeda signifikan dengan nilai rata-rata ujian IPA tahun lalu?   Pengujian One Sample T Test merupakan salah satu bagian dari Uji Komparasi. Uji Komparasi terdiri dari : 1.     One Sample T Test 2.     Independent T Test 3.     Paired T Test, dan 4.     One Way Anova   Kita coba melakukan pengujian One Sample T Test dengan menggunakan data berikut : Apakah nilai rata-rata UN IPA tahun ini berbeda signifikan dengan tahun lalu? Diketahui bahwa nilai rata-rata UN IPA tahun lalu ialah 69. (Signifikansi 5%)   Berikut cara melakukan uji komparasi de

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah - Pemilihan Topik dan Pengumpulan Informasi

Persiapan Penulisan Karya Ilmiah Pada dasarnya, hal terpenting yang harus dipikirkan oleh seorang penulis karya ilmiah pada tahap persiapan ini adalah Pemilihan Topik. Yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan topik adalah : 1. Pemilihan Topik/ Masalah untuk Karya Ilmiah Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan pada saat menentukan topik untuk karya ilmiah. Dalam penulisannya harus mengikuti kaidah kebenaran isi, metode kajian, serta tata cara penulisannya yang bersifat keilmuan. Salah satu cara untuk memenuhi kaidah tersebut adalah dengan melakukan pemilihan topik yang jelas dan spesifik. Pemilihan unuk kerya tulis ilmiah dapat dilakukan dengan cara; 2. Merumuskan tujuan Rumusan tujuan yang jelas dan tepat menjadi sangat penting untuk dapat menghasilkan karya tulis ilmiah yang terfokus bahasannya. Tips yang dapat dilakukan untuk merumuskan tujuan diantaranya: 1) Usahakan merumuskan tujuan dalam satu kalimat yang sederhana; 2) Ajukan pertanyaan dengan menggunakan salah satu kata ta